JAKARTA – Upaya meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa terus menjadi perhatian berbagai institusi pendidikan. Menjawab kebutuhan tersebut, Annual International Conference on Police Studies (AICOPS) 2026 sukses menyelenggarakan kegiatan Penulisan Artikel Ilmiah Mahasiswa, yang menghadirkan pembekalan komprehensif mengenai teknik penulisan, strategi publikasi, hingga praktik penyusunan artikel ilmiah sesuai standar akademik. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian AICOPS 2026 yang mengusung tema “Professional Policing in the Age of Global Risks and Digital Threats”.

Acara yang berlangsung di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) PTIK ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang antusias memperdalam kompetensi penulisan karya ilmiah sebagai bekal menghadapi tantangan dunia akademik maupun profesional.
Kegiatan dibuka melalui Opening Speech oleh Kombes Pol. Slamet Riyadi, Dosen Utama STIK Lemdiklat Polri, yang menekankan pentingnya budaya akademik dan penguatan kapasitas riset dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya pada bidang kepolisian dan keamanan.
Selanjutnya, Brigjen Pol. Dr. Kif Aminanto, S.I.K., S.H., M.H., Direktur Program Pascasarjana STIK Lemdiklat Polri, menyampaikan Welcoming Speech yang mengajak peserta untuk menjadikan penelitian dan publikasi ilmiah sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan keamanan dan dinamika global.
Sebagai Keynote Speaker, Meida Rachmawati, M.M., M.H., Ph.D., Director PT Sinergi Ilmiah Indonesia, menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun budaya publikasi ilmiah sejak masa perkuliahan. Dalam paparannya, peserta didorong untuk tidak hanya mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas, tetapi juga memahami strategi agar hasil penelitian dapat dipublikasikan pada jurnal bereputasi dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi yang disusun secara sistematis mulai dari Basics of Scientific Publication, Article Writing Techniques, Article Presentation Preparation, hingga sesi Writing Practice and Mentoring. Kombinasi antara penyampaian teori, praktik penulisan, serta pendampingan langsung memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami setiap tahapan penyusunan artikel ilmiah secara lebih aplikatif.

Suasana diskusi berlangsung interaktif. Peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar penyusunan struktur artikel, pemilihan referensi ilmiah yang kredibel, strategi menghindari kesalahan umum dalam penulisan, hingga persiapan menghadapi proses publikasi pada jurnal nasional maupun internasional. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan mahasiswa terhadap pendampingan yang praktis dan berorientasi pada peningkatan kualitas publikasi.

Melalui kegiatan ini, AICOPS 2026 kembali menegaskan komitmennya sebagai wadah pengembangan kapasitas akademik yang tidak hanya menghadirkan forum konferensi internasional, tetapi juga memberikan pembinaan berkelanjutan bagi mahasiswa, peneliti, akademisi, dan praktisi. Program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak karya ilmiah berkualitas yang memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang kepolisian, keamanan, hukum, dan isu-isu strategis lainnya.
