SALATIGA, – Lebih dari 350 dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi pendidikan dari empat perguruan tinggi di dua negara, Indonesia dan Malaysia, berpartisipasi dalam International Visiting Lecturer (IVL) 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (6/8). Mengusung tema “Emerging Technologies and Their Applications in Education, Science, and Data Analytics”, forum internasional ini menjadi wadah berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat kolaborasi akademik lintas negara di bidang pendidikan, sains, dan analisis data.
International Visiting Lecturer 2026 merupakan kolaborasi antara Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA), Universiti Teknologi MARA (UiTM) Kelantan, Malaysia, Universitas PGRI Silampari (UNPARI), Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), bersama PT Sinergi Ilmiah Indonesia (PT SILINDO) sebagai mitra strategis dalam pengembangan jejaring akademik internasional.
Membuka kegiatan tersebut, Direktur PT Sinergi Ilmiah Indonesia, Dr. (c) Meida Rachmawati, M.M., M.H., Ph.D., menegaskan bahwa kolaborasi internasional menjadi fondasi penting dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital. Sinergi antarlembaga, menurutnya, menjadi kunci untuk mempercepat inovasi, memperluas kolaborasi penelitian, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Apresiasi terhadap peran PT SILINDO juga disampaikan oleh Prof. Dr. Mohd Afadi Mat Rani, Rector of Universiti Teknologi MARA (UiTM) Kelantan, Malaysia. Dalam sambutannya, ia menilai PT SILINDO telah memainkan peran penting dalam memperkuat kemitraan strategis antarperguruan tinggi di kawasan.
“I would also like to convey my highest appreciation to Dr. Meida Rachmawati, Director of PT Sinergi Ilmiah Indonesia (PT SILINDO), whose visionary leadership, dedication, and relentless efforts have been instrumental in fostering strategic partnerships among higher education institutions throughout the region,” ujar Prof. Mohd Afadi Mat Rani.
Ia juga menegaskan bahwa PT SILINDO telah menjadi jembatan penting dalam membangun kolaborasi akademik internasional.
“Through her commitment to advancing international academic engagement, PT SILINDO has emerged as a valuable bridge connecting universities, facilitating academic mobility, promoting collaborative research, encouraging joint publication, and creating platforms for meaningful scholarly dialogue,” tambahnya.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. H. Sumaryoto, Rektor Universitas Indraprasta PGRI, yang mengajak perguruan tinggi untuk terus memperkuat kerja sama internasional sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu agenda utama dalam IVL 2026 adalah Symbolic International Collaboration Ceremony, berupa presentasi simbolis Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) sebagai representasi komitmen bersama dalam mengembangkan kerja sama berkelanjutan di bidang penelitian, publikasi ilmiah, visiting lecturer, konferensi internasional, pertukaran akademisi, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Pada sesi akademik, peserta memperoleh wawasan dari dua keynote speaker internasional. Professor Dr. Mohd Sazili Shahibi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Kelantan membawakan materi Embracing Digital Culture in the Virtual University, sementara Dr. Arfatin Nurrahmah, M.Pd. dari Universitas Indraprasta PGRI menyampaikan materi Emerging Technologies in Mathematics Education: Bridging Abstract Concepts with Local Wisdom. Kedua sesi berlangsung interaktif dan membahas pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, transformasi digital, serta peluang pengembangan riset kolaboratif lintas negara.
Sebagai penutup, panitia menyerahkan sertifikat penghargaan kepada kedua keynote speaker sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam berbagi pengetahuan kepada para peserta.
Melalui penyelenggaraan International Visiting Lecturer 2026, PT Sinergi Ilmiah Indonesia terus memperkuat perannya sebagai penghubung kolaborasi akademik nasional dan internasional. Forum ini diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai inisiatif bersama yang menghasilkan penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bereputasi, pertukaran akademik, serta inovasi pendidikan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
